Monday, September 3, 2012

PENGUSIRAN FATAYAT NU DKI DARI KANTORNYA ADLH AKIBAT POLITISASI YANG KEBABLASAN

Inilah hasil dari politisasi ormas: pelemahan organisasi dan hancurnya kredibilitas di mata publik dan ummat. Fatayat NU, dan banom-2 dalam NU, rentan thd kepentingan politik para elite NU baik yg berada di pusat dan daerah. Isu pengusiran Fatayat NU DKI dr kantornya konon karena Pengurus Fatayat DKI tdk patuh kpd Djan Farid yg mendukung Jokowi-Ahok. Jika kabar ini benar, maka ini akan bisa menjadi "model" di daerah lain, di mana elite NU yg konflik gara-2 tidak sama pandangan politiknya, lantas menjadikan organisasi sebagai sasaran. Kasus ini mestinya jadi peringatan kepada PBNU agar konsisten dg pellarangan perangkapan jabatan struktural NU dengan parpol di level apapun. Sayangnya aturan main seperti itu biasanya hanya indah di tulisan tetapi tdk dilaksanakan dalam praktek.

Selanjutnya baca tautan ini:

http://metropolitan.inilah.com/read/detail/1899824/pasca-isu-pengusiran-kantor-fatayat-nu-sepi
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS