Monday, December 17, 2012

APAKAH PRESIDEN AKAN MENEGUR MENTERI DAHLAN ISKAN?

Perlu tidaknya Presiden menegur Meneg BUMN, Dahlan Iskan (DI), sangat tergantung kepada kalkulasi politik yg akan diakibatkan. Logikanya surat DPR itu sejatinya secara politis sudah merupakan sebuah teguran thd DI. Masalahnya adalah, apakah pihak penegur (DPR) sendiri memiliki otoritas moral yang lebih tinggi ketimbang pihak yg ditegur (DI) sehingga ada nilainya? Kalau jawabannya negatif, saya kira Presiden tak akan mengeluarkan teguran. Bukan saja nilai politis surat DPR ke Presiden itu tdk signifikan, tetapi DI malah bisa menggunakannya utk memerkuat citranya sebagai pihak yang didzolimi parpol dan politisi Senayan!. Itulah hasil dari suatu manuver politik yang tidak dilandasi oleh trust dari rakyat. Alih-2 permintaan teguran dikabulkan, tetapi berbalik menjadi bomerang bagi si pengirim sendiri!

Selanjutnya baca tautan ini:

 http://polhukam.rmol.co/read/2012/12/16/90220/SBY-Tak-Perlu-Tegur-Dahlan-Iskan-
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

FP GUSDURIANS