Saturday, December 8, 2012

KONFLIK PEMILUKADA KAB. BANGKALAN: KEKUASAAN MENGALAHKAN NALAR

Sungguh menyedihkan pergolakan Pemilukada di Kab Bangkalan, Madura ini. Bukan karena ini satu2nya konflik pemilukada di negeri ini. Setiap saat kita baca dan dengar ribut terkait pilkada. Tetapi yg menyedihkan karena konflik ini terjadi antar-keluarga sendiri yg berkompetisi merebut posisi nomor 1 di Kab tsb. Dan tampaknya lembaga pengelola Pemilu di Jatim dan di Bangkalan sudah tak punya kemampuan sehingga sampai ada pendudukan kantor dan saling serang antar-pendukung calon. Bahkan keluar ancaman jika Pemilikada tidak segera digelar, maka harus ditentukan dengan carok, alias duel maut antara pihak yg berselisih (http://www.tempo.co/read/news/2012/12/08/058446772/Bupati-Bangkalan-Carok-Jika-Pilkada-Ditunda). Saya tidak mengikuti scr dekat asal usul konflik ini, tetapi saya kebetulan kenal dg Bupati (Ra Fuad) dan Ra Imam Buchori. Keduanya masih terjait hubungan keluarga, dan tokoh masyarakat serta Ulama. Politik, ternyata justru membuat kekeluargaan dan kewibawaan sbg pemimpin terancam rusak. Begitu berhargakah kekuasaan, atau karena kualitas kita semakin merosot sbg bangsa? 

Selanjutnya baca tautan ini:

http://surabaya.detik.com/read/2012/12/08/143919/2113000/475/pendukung-imam-lempari-massa-pro-makmun-di-kpud-bangkalan    

Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS