Tuesday, February 5, 2013

AMUK MASSA THD OKNUM TNI DI KALSEL DAN KEADILAN YANG TERTUNDA

Astaghfirullah... lagi-lagi amuk massa yang melibatkan (korban) prajurit TNI. Inilah salah satu bukti bhw keadilan yang tertunda hanya melahirkan petaka. Kasus seperti ini (dalam berbagai skala) masih terus saja terjadi: pemanfaatan oknum militer dan polisi olh berbagai pihak-2 tertentu utk melakukan tindakan sewenang-2 thd rakyat. Karena takut kpd oknum-2 tsb, mula-2 rakyat memilih diam dan pasrah. Namun hati mereka terakumulasi kemarahan. Ketika terbuka celah utk melampiaskan kemarahan, maka kebringasan massa adalah modus pelampiasan kemarahan. Bahayanya, bila aksi massa seperti ini menjadi berulang-2 menjadi "modus operandi", kehidupan masyarakat sendiri yg akan terganggu. Para penegak hukum dan aparat keamanan di negeri ini berfungsi memberi pengayoman kpd rakyat, bukan seperti praktik di Kalsel ini.

Status ini juga dimuat di Rakyat Merdeka Online (RMOL) :

http://www.rmol.co/read/2013/02/05/97094/Waspada,-Rakyat-akan-Beringas-terhadap-Aparat-yang-Sewenang-wenang-Kalau-Sudah-Marah.

Selanjutnya baca tautan ini:

http://batam.tribunnews.com/2013/02/04/massa-marah...-bakar-hidup-hidup-praka-ruspiani-anggota-tni
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS