Saturday, July 13, 2013

PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 BANYAK DIKRITIK PENDIDIK

Seharusnya bangsa ini bangga dan antusias dengan upaya peningkatan mutu pendidikan bagi generasi mudanya. Seperti upaya perbaikan kurikulum pendidikan nasional, yg beken dg nama Kurikulum 2013 itu. Tapi ternyata bukan kebanggaan (apalagi antusiasme) yg muncul. Sebaliknya malah banyak kekhawatiran dan kritik tajam daru para stakeholders pendidikan thd Kemendikbud, yg tidak siap, setengah-setengah, terburu-buru, dll. Dan yg saya khawatirkan adlh kegagalan di level yg paling penting: Sekolah Dasar. Hemat saya, kegagalan pendidikan di level ini adalah paling berbahaya bagi bangsa kita. Jika pemberlakuan Kurikulum 2013 ternyata tidak disiapkan dg baik, tetapi karena Menterinya ingin dianggap sukses sendirian, maka ia berarti sedang mengorbankan bangsa ini. Ini jauh lebih fatal dibanding kegagalannya mengelola UN SMA bbrp waktu lalu. Seperti kebanyakan elit penguasa sekarang, Mendikbud tampaknya lebih hirau dg citra diri sendiri ketimbang nasib generasi muda Indonesia di masa depan, karena ia memaksakan pelaksanaan Kurikulum 2013 tanpa persiapan yg baik. Sejarah akan mencatat namanya dalam tinta hitam, bukan tinta emas.

Selanjutnya baca tautan ini:

http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2013/07/13/230828/Hanya-Dilatih-Beberapa-Hari-Guru-Jadi-Tulang-Punggung
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS