Friday, October 18, 2013

SEBUAH SIMULACRUM DAN PANTHOM BERNAMA BUNDA PUTRI

Dalam novel-2 spy sering diceritakan bhw salah satu cara untuk menghilangkan jejak atau bahkan melenyapkan diri adalah dg 'bersembunyi' dalam keramaian, atau dengan "ilmu bunglon," bermimikri (merubah warna) sesuai lingkungan. Inilah rupanya yang ditiru oleh para koruptor dan kolaboratornya utk menyamarkan aksi-2 mereka. Sosok yg disebut dg nama Bunda Putri (BP), bisa jadi adlh identitas dari seseorang yg nyata, tetapi lama kelamaan menjadi semacam simulacrum, sebuah "phantom' atau hantu atau bahkan cuma fatamorgana. Buktinya, setidaknya sudah ada tiga versi ttg 'mahluk' BP tsb: 1) Non Saputri (NS) yg sepak terjangnya sudah beken dibeberkan media; 2) Sosok yg disebut dengan nama SS yg konon bekerja di Cikeas, dan: 3) Tuti Iswara (TI) yg adlh adik Wapres Boediono. Bisa saja nanti muncul sosok-2 BP lain karena semakin banyak semakin bagus utk menghilangkan jejak, karena semakin tidak jelas siapa yang dimaksud. KPK sendiri tampaknya tidak merasa perlu ikut heboh mengusut BP tsb, mungkin karena tdk mau terjebak dalam keribetan yg sangat kental aura politis dan konspirasinya itu. Walhasil, sang koruptor dan kolaborator bisa menghibur diri, setidaknya sementara, bhw mereka bisa mengecoh banyak orang, tak terkecuali Presiden dan para elite, demikian pula media dan tentu saja publik yg suka dengan gossip. Sementara itu si BP tetaplah sebuah simulacrum dan panthom yg mungkin ada tetapi mungkin juga hanya fatamorgana. Namanya juga di Indonesia!

Selanjutnya bca tautan ini:

http://news.okezone.com/read/2013/10/18/339/883304/siapa-sebenarnya-bunda-putri
Share:

1 comments:

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS