Sunday, October 20, 2013

SOAL FITNAH THD PROF. SUBUR DAN BIN, SIAPA YG HARUS MINTA MAAF?

Hemat saya, bukan hanya Muhammad Rahmad (MR) saja yang harus keluar dari persembunyian dan meminta maaf kepada Prof. Subur Budhisantoso (SB), Badan Intelijen Negara (BIN), dan seluruh rakyat Indonesia. Tetapi juga mereka yang jadipengurus dan tokoh-2 teras Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), ormas yang dikomandoi oleh Anas Urbaningrum (AU) itu. Mengapa? Pertama,  PPI mengklaim dirinya sebagai alat menegakkan demokrasi, dan dipimpin oleh mantan seorang Ketum parpol serta diurus oleh berbagai tokoh dan politisi yang se ide dgnya. Semestinya, ketika tokoh-2 PPI memerjuangkan demokrasi, mereka juga mesti menggunakan etika demokrasi yang salah satunya adalah tidak menggunakan fitnah sebagai alat mencari dukungan dan mendiskreditkan lawannya. Kedua, AU sangat sering mengutip kata-kata bijak dan menyatakan kritik terhadap apa yang dianggapnya sebagai penyimpangan oleh Pemerintah dan atau Presiden SBY. Namun jika skandal fitnah terhadap BS dan BIN ini bisa jadi indikator, maka publik akan menganggap PPI dan orang-2 yang ada di dalamnya juga tidak jauh-jauh amat dari apa yang mereka kritik. Dan, ketiga, sebagai sebuah pergerakan yg baru kemaren sore dibangun, sangat tidak pantas jika tokoh-2 dalam PPI melancarkan move-2 yang tak etis hanya karena mengharapkan popularitas murahan seperti itu. Walhasil bukan hanya MR, tetapi semua tokoh PPI harus menyatakan permintaan maaf kepada semua pihak yang dirugikan, dan terutama kepada publik. Tidak cukup hanya dengan bersembunyi, diam, dan menghapus video YouTube yg dipakai sebagai wahana penyebaran fitnah. Itu sikap tidak gentlemen, bro!

Selanjutnya baca tautan ini:


http://news.detik.com/read/2013/10/20/080119/2390212/10/menko-polhukam-rahmad-jangan-bersembunyi-keluarlah-dan-meminta-maaf?nd772204btr
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

FP GUSDURIANS