Saturday, May 6, 2017

AKSI BUNGA SEBAGAI PERLAWANAN

Sahabat, di bawah ini saya tautkan rekaman video acara dialog di CNN TV (4 April 2017). Bersama Prof. Karim Suryadi (KS) dari UPI, Bandung, saya mendiskusikan tema: "Di Balik Aksi Damai & Demokrasi Bunga."
Hemat saya kedua peristiwa tsb merupakan representasi dr kiprah politik yg memiliki perbedaan penting. Aksi damai adalah sebuah politik massa sedangkan aksi bunga adlh politik nurani dan perlawanan yg puitis, bukan perlawanan "power". Ia lebih mirip dg apa yg dlm literatur disebut dg Weapons of the Weak, senjata kaum yang lemah. Jika aksi damai merupakan kiprah yg dirancang dan digerakkan scr sitematis, massif, dan terstruktur, mk aksi bunga adalah sebuah aksi yg awalnya spontanitas dr para pendukung dan simpatisan Ahok yg kalah dlm Pilkada. Mereka bersimpati dan menghibur serta sekaligus curhat, namun ternyata meluas dan tidak hanya terkait dg Pilkada. Saat ini aksi bunga bunkan hanya sampai Mabes Polri dan TNI tetapi juga sampai di luar Jawa: Sumatera, Jabar, Ambon, Batam dll.
Kini aksi bunga yg semula merupakan spontanitas tsb mulai menjadi sebuah gerakan juga dan pesan yg disampaikan sudah meliputi issu anti-radikalisme, anti intoleransi, keprihatinan thd keuruhan NKRI, dll. Mnrt Prof Karim, ada potensi aksi damai dan aksi bunga itu berbentyean dan bisa jadi dikonfrontasikan. Beliau menghimbau agar kedua aksi itu disudahi karena persoalan perbedaan dlm ideologi dan aspirasi politik sudah selesai.

Hemat saya, Negara atau aparat2 Pemerintah juga harus bijak dlm menyikapi kedua jenis aksi politik ini. Tunturan keadilan dan penolakan atau perlawanan thd penggunaan SARA yg disuarakan oleh aksi bunga tsb sangat signifikan. Jika aspirasi ini disepelekan, ia bisa saja menggumpal dan jika dimanfaatkan oleh kepentingan politik "formal", ia juga bisa berimplikasi negatif bg kehidupan sosial dan politik.

Selebihnya, silakan menyimak video tayangan acr ini dan memberi komentar.

https://www.youtube.com/watch?v=3mZV5oMU_Hk

Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS