Thursday, February 28, 2019

AWAL DARI AKHIR KEKUASAAN DONALD TRUMP?


Michael Cohen (MC), adalah salah seorang kepercayaan Presiden AS, Donald Trump (DT). Selama lebih dari 10 tahun ia malang melintang sebagai pengacara (lawyer) & pengatur urusan pribadi (fixer) DT. Ia adalah orang yang loyalitasnya dianggap paling kuat terhadap bossnya dan selalu siap akan melakukan apa saja untuk melindungi beliau.

Tetapi semuanya kini berubah total. Kini MC adalah orang yang paling keras mengritik DT,  yang menyebut mantan bossnya seorang RASIS, PENIPU, dan PEMBOHONG (a racist, a conman, and a cheat).

Dalam sebuah forum dengar pendapat (hearing) yang khusus digelar oleh Konggres (DPR) AS, MC memberikan testimoni (pengakuan) di hadapan para wakil rakyat. selama sekitar 7 jam. Sang mantan pengacara tsb membeberkan berbagai sisi buruk Trump dan keluarganya, khususnya semenjak 2016 ketika konglomerat real estate dari New York itu menjadi capres dan, setelah itu, Presiden AS terpilih sampai sekarang.

Kesaksian MC merupakan sebuah "bom politik" terbesar yang sangat berpeluang membuka jalan bagi usaha pemakzulan Presiden Trump oleh lawannya, para politisi Demokrat. Pengakuan MC, yg diperdalam dengan pertanyaan para anggota Konggres, dipastikan akan menjadi salah satu bahan paling penting dalam proses penentuan nasib politik sang Presiden pada hari hari mendatang.

MC sendiri bukanlah seorang saksi yang memiliki reputasi bersih. Ia kini telah menjadi terdakwa di Pengadilan Distrik New York untuk beberapa kasus manipulasi dan penipuan terkait dengan bisnis Trump dan keluarganya. Itu sebabnya, politisi partai Republik, dan para pendukung Trump umumnya, menolak tegas kesaksian MC karena si mantan pengacara tsb tak dianggap punya kredibilitas sebagai saksi yang jujur.

Namun masalahnya adalah kesaksian MC tadi malam (27/2/19) nyaris semuanya ditopang (corroborated) oleh bukti-bukti yang nyata, berupa berbagai dokumen, yang bisa diverifikasi validitasnya bukan saja oleh para wakil rakyat itu, tetapi juga oleh Hakim nanti jika urusan sampai ke Pengadilan. Itulah yang akan menentukan apakah kesaksian MC akan menjadi amunisi yang benar-benar ampuh bagi lawan Trump, selain temuan-temuan dari tim pemeriksa khusus yanfg dipimpin oleh Robert Mueller (RP) yang, konon, sudah hampir menyelesaikan tugasnya.

Menyaksikan kesaksian MC melalui siaran langsung di TV semalam, saya mendapat pelajaran penting: Kebohongan secanggih apapun, suatu saat akan terbongkar. Dari mana sumber dan pihak yg membongkar, tak seorangpun bisa menduga dengan pasti.

Simak tautan ini:
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

FP GUSDURIANS