Tuesday, August 4, 2020

TRUMP & IDE MENUNDA PILPRES DI AS



Kurang lebih 3 bulan lagi, tepatnya tanggal 3 November 2020, Pilpres di AS akan digelar. Dari berbagai survei di negara-negara bagian yg disebut dengan wilayah-wilayah "ajang perebutan suara" (battleground states), seperti Florida, Wisconsin, Michigan, Ohio dll, petahana Trump dari partai Rebublik, cenderung kalah jauh dari penantangnya, Joe Biden, kandidat partai Demokrat.

Mungkin didorong oleh kakhawatiran akan kalah telak itu, maka Trump punya ide "nyleneh" yang langsung ditolak oleh banyak pihak, termasuk oleh Ketua Senat AS, Mitch McConnell, yang notabene dari partai Republik dan biasanya selalu "sendiko dhawuh" kepada sang penghuni Gedung Putih itu.

Alasan yang dikemukakan Presiden Trump di ruang publik untuk menunda Pilpres adalah kekhawatiran bahwa cara pemungutan suara yg melalui kiriman pos akan menyebabkan terjadinya kecurangan. Dalih ini dianggap tak masuk akal karena cara yg seperti itu sudah sering dilakukan dan TIDAK PERNAH ada kasus kecurangan pemungutan suara melalui pos tsb. Tetapi alasan penolakan yang lebih mendasar lagi adalah fakta bahwa di negara Paman Sam itu tak pernah terjadi penundaan Pilpres kendati dalam kondisi darurat seperti perang dunia pun!

Tak pelak, sang petahana lantas menuai kritik ramai-ramai di ruang publik sebagai pemimpin yang dituding berusaha mengubah sistem demokrasi menuju otoriterisme. Popularitas Trump yang rendah akibat kegagalan-2nya mengatasi pandemi, malaise ekonomi, dan protes massal anti-rasisme, makin jeblog dan malah memperkuat kecurigaan publik. Ujungnya, alih2 Trump menangguk simpati, ide "nyleneh" dan tak populer tsb. malah makin meningkatkan defisit dukungan!

Dalam catatan sejarah politik dan demokrasi AS, jika ulah Trump dan para pendukungnya berlanjut, apalagi sampai unggul dalam Pilpres 2020, maka proses kemunduran AS sebagai negara yang menganggap diri sebagai "the land of the free" (negara orang-orang merdeka) akan terjadi. Bahkan  ada yang menyebut bahwa kemungkinan negara tsb akan diperintah oleh sebuah rezim fasis, atau minimum rezim otoriter, bukan hal yang tertutup.

Sebuah pelajaran penting bagi para pemimpin yang coba-coba "mengail di air keruh" untuk keuntungan pribadi dan kelompoknya. IMHO.

Simak tautan ini:

1. https://youtu.be/xVj9Pbk8ni0
2. https://ig.ft.com/us-election-2020/
3. https://www.270towin.com/2020-polls-biden-trump/
4. https://edition.cnn.com/2020/07/30/politics/trump-delay-election-no-authority/index.html
5. https://www.independent.co.uk/news/world/americas/us-election/us-election-2020-trump-delay-history-before-a9647796.html


Simak tautan ini:

Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS