Wednesday, July 25, 2012

BUKAN PRADUGA TAK BERSALAH, TETAPI SEBALIKNYA: GUNAKAN PRADUGA BERSALAH DAN PEMBUKTIAN TERBALIK BAGI KORUPTOR

Berbeda dg Puan Maharani (PM) yang meminta agar publik mengedepankan asas praduga tak bersalah ttg kasus Emir Moeis (EM), saya justru menyatakan sebaliknya. Kasus korupsi yg sangat serius seperti ini justru harus memakai asas praduga BERSALAH (presumption of guilty). Sebab selama ini, dg berlindung di balik asas praduga TAK bersalah, dilakukanlah penghilangan barang bukti dan pengadilan tak mamu menjeratnya. Nah, pembuktian terbalik dan asas paraduga BERSALAH mestinya yg diterapkan. Sang tersangka harus mampu membantah semua tuduhan dg pembuktian terbalik. Beranikah EM?

Selanjutnya baca tauta ini:

http://www.rmol.co/news.php?id=72265
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

FP GUSDURIANS