Thursday, June 13, 2013

JOKOWI DAN MAHFUD MD ADALAH 'THE FIERCE URGENCY OF NOW' BAGI BANGSA DAN NKRI

Tampaknya, usul agar Jokowi maju menjadi capres (termasuk usulan saya ttg Dwitunggal Jokowi-Mahfud MD) sudah membuat gerah sementara pihak. Para pengritik dan media yg sejak lama "nyinyir" terhadap Jokowi pun mulai melancarkan kampanye negatif mereka. Simak kritik lebay dari Mustofa Nahrawardaya (MN) thd Gubernur DKI yg lantas di gemakan oleh RMOL (media pendukung Foke dan pengritik utama Jokowi-Ahok saat Pemilukada DKI). Kritik MN sudah jelas lebih kaya dengan emosi ketimbang nalar, sangat ekonomis dalam kejujuran, dan pelit dg fakta. Ironisnya semakin suara-2 penolakan tanpa nalar sejenis itu diterus-2kan, maka Jokowi justru akan makin moncer. Sebab rakyat makin nalar dan membutuhkan pemimpin yang memberikan solusi, bukan pemimpin yang diusung oleh para pembuat keributan dan perpecahan seperti MN dkk. Fenomena Jokowi dan Mahfud MD, bukan sekadar urusan suka atau tidak suka perorangan dan kelompok, tetapi sudah menjadi tuntutan zaman dan rakyat Republik ini. Mengutip ungkapan Dr. Martin Luther King Jr, mereka adalah 'the fierce urgency of now,' atau 'keniscayaan (sejarah) yang mendesak saat ini.'

Selanjutnya baca tautan ini:

http://www.rmol.co/read/2013/06/12/114310/Tak-Punya-Prestasi,-Jokowi-Jangan-Sampai-Nyapres-

Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

FP GUSDURIANS