Tuesday, January 7, 2014

AS HIKAM: BAHAYA JIKA KPK TAK KONSISTEN TANGANI KORUPSI JATIM


Selasa, 07-01-2014 17:02
Bahaya Kalau KPK Tidak Konsisten Berantas Korupsi Kakap Jatim : aktual.co
 

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus mampu menguak korupsi kakap di Jawa Timur (Jatim). Kalau perlu dengan menawarkan keringanan kepada mereka yang mau menjadi peniup peluit (whistleblower) dan kolaborator untuk keadilan (justice collaborators). 

"Ini harus dilakukan untuk memecah kesulitan dalam membongkar korupsi yang sistematis dan struktural di Jatim," kata analis politik AS Hikam kepada Aktual.co, Selasa (7/1). 

Apalagi, jejaring korupsi kelas kakap sangat luas dan kait mengait. Bahkan bisa saja masuk sampai wilayah-wilayah sensitif seperti ormas agama, tokoh-tokoh agama, lembaga-lembaga agama dan sebagainya. 

Selain itu, Hikam menambahkan, KPK jelas tidak akan mampu sendirian untuk membongkar tipikor yang dilakukan secara massif, struktural dan sistematis. Aparat keamanan lain seperti Polri, Kejaksaan, dan bahkan elemen masyarakat sipil harus diajak terlibat secara terkoordinir. 

"Samad dan KPK harus membuat kasus tipikor yang diduganya di Jatim itu sebagai 'musuh bersama' rakyat Jatim dan seluruh Indonesia. Samad juga harus konsisten dan jangan hanya 'hangat-hangat tahi ayam' saja. Kalau rakyat Jatim tahu bahwa KPK tidak konsisten, justru akan jadi bomerang bagi lembaga anti rasuah itu dan para petingginya," imbuhnya.

Samad sebelumnya mengatakan ada koruptor kelas kakap di Jatim. Ia menegaskan, koruptor kakap di Jatim itu susah ditangkap karena punya strategi jitu. 

Anggapan itu masuk akal karena mantan Ketua DPRD Jawa Timur Fathorrasjid menegaskan, Soekarwo melobi sana-sini untuk mengamankan kasus P2SEM, salah satu kasus yang juga besar di sana. Bahkan, Zulkarnaen, salah satu pimpinan KPK, pernah dilobi dan ditawari suap sewaktu masih jadi Kajati Jatim. 
 
Ari Purwanto
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

FP GUSDURIANS