Wednesday, January 8, 2014

HASIL SURVEI KOMPAS: JOKOWI MASIH PALING TOP

Kendati tak mengagetkan bagi para sahabat di forum ini, tetapi hasil survei KOMPAS ttg elektabilitas capres tetap penting utk dibicarakan. Jokowi, sang capres yang enggan (the reluctant contender), tetapi melaju elektabilitasnya, dari 17% pada th 2012 menjadi 43, 5% pada 2014. Para cep[res lain, cenderung mengalami penurunan signifikan, termasuk JK, Mega, dan Prawbowo . Hanya Ical dan Wiranto yang mengalami kenaikan, tapi merka berdua pun masih terlalu jauh di belakang Gub DKI itu. Menarik dalam laporan survei tsb, bahwa responden makin jelas pilihan mereka. Kalau pada 2012 jumlah yang menyatakan belum punya pilhan (undecideds) adalah 33%, maka pd survei 2014 menurun drastis tinggal 11%. Jika survei ini dipakai sebagai landasan, maka sangat tidak masuk akal jika PDID dan Megawati tidak mengumumkan Jokowi menjadi capres dan mencari segera siapa yang akan dipasangkan utk 2014. Saya kira kalau masih ada di antara elite PDIP keukeuh menjadikan Mega sebagai capres, maka itulah bunuh diri politik terbesar yg dilakukan oleh PDIP. Apalagi jika nanti MK mengabulkan yudicial review mengenai threshold capres yg diajukan oleh Prof. Yusril Ihza Mahendra dkk, sehingga lebih rendah lagi, maka kalau PDIP menolak mencalonkan Jokowi, parpol lain akan berusaha "membajak" wong Solo itu rame-2. Yang rugi, bukan saja PDIP, tetapi juga rakyat Indonesia. Dan apa yang pernah saya katakan dalam posting say beberapa bulan lalu, tampaknya akan terjadi: bahwa Jokowi adalah capres yang menjadi kehendak zaman. Bukan hanya kehendak partai politik, apalagi kehendak elitnya belaka.

Baca tautan ini: 

http://indonesiasatu.kompas.com/read/2014/01/08/0801224/survei.kompas.435.persen.responden.pilih.jokowi
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

FP GUSDURIANS