Wednesday, July 16, 2014

AUDIT PERSEPI DAN PULIHNYA INTEGRITAS KEILMUAN

Hasil audit yg dilakukan oleh Persepi thd 4 lembaga survei (CSIS-Cyrus, Indikator Politik, LSI, dan SMRC) menunjukkan bahwa keempat lembaga survei yang melakukan kyusi (Quick Count) pada pemilu presiden 9 Juli lalu itu telah menjalankan metodologi survei yang benar. Keempat lembaga mengumumkan bhw pasangan Jokowi-JK menang menurut kyusi. Yang aneh, salah satu lembaga survei, Puskaptis, yang kyusinya memenangkan pasangan Prabowo-Hatta (PH), malah menolak untuk diaudit! (http://indonesiasatu.kompas.com/read/2014/07/15/20051451/Persepi.Puskaptis.Menolak.Diaudit).

Inilah sebuah bukti bahwa jika memang lembaga survei itu punya integritas, maka ia akan berani menghadapi audit yang dilakukan lembaga yang memang memiliki otoritas utk itu. Sedangkan jika lembaga survei itu menolak, dengan segala macam alasan, tentu akan diragukan oleh publik. Dengan transparansi dan akuntabilitas seperti ini, maka kehidupan berbangsa dan sistem demokrasi kita akan semakin baik. Pelan tapi pasti, nalar dan nurani akan mampu mendesak obskurantisme, fanatisisme, dan pemakaian cara-cara manipulatif dalam proses berbangsa dan bernegara.

Ilmu pengetahuan dan teknologi diciptakan manusia untuk membantu memajukan kehidupan dan memuliakan manusia, bukan untuk menjatuhkan martabatnya. Ilmu pengetahuan tidak sempurna, dan justru karena ketidak sempurnaan itulah terus bisa dilakukan upaya perbaikan dan pemajuan. Pandangan ini kontras dengan visi obskurantis dan instrumentalistik-pragmatik, yg hanya meilhat ilmu sebagai alat utk kepentingan dan keuntungan pribadi. Ilmu kemudian menjadi alat manipulatif atau jika tidak sesuai dengan kepentingan pribadi lalu disalahkan dan dijauhi.

Hikmah dari audit oleh Persepi adalah: 1) Integritas keilmuan dipulihkan; 2) kepercayaan publik terhadap pentingnya penggunaan Ilmu dan teknologi terpelihara; 3) Pemacuan ilmu dan teknologi akan makin terdukung. Bagi kaum obskurantis tentu ini sebuah kekalahan telak. dan mereka pasti masih terus mencari cara agar Ilmu pengetahuan dan teknologi bisa dimanipulasi untuk kepentingan-2 sempit. Tetapi kita sebagai bangsa harus tetap optimis bahwa pencerahan akan memenangkan perang dan bangsa ini akan menjadi bangsa yg maju dan bermartabat berkat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Bravo Persepi!!


Simak tautan ini:

http://indonesiasatu.kompas.com/read/2014/07/15/22325051/Hasil.Audit.Persepi.Metodologi.CSIS-Cyrus.Indikator.LSI.SMRC.Sudah.Tepat
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS