Saturday, April 25, 2015

MENUNGGU KEMBALINYA SANG PANGERAN CENDANA KE GOLKAR.




Ontran-ontran Partai Golkar (PG), alih-2 menunjukkan tanda-tanda resolusi alias penyelesaian yang efektif. Kini justru ada perkembangan yg baru yang malah akan berpotensi menambah sengkarut partai penguasa Orba. Munculnya Tommy Suharto (TS) di tengah-2 kisruh antara kubu Aburizal Bakrie (ARB) dan kubu Agung Laksono (AL) tidak bisa dianggap remeh oleh keduanya. Memang benar bahwa TS belum mampu bersaing dalam Munas Golkar di Riau pada 2010 yang lalu. Tetapi dalam kondisi internal elit PG yang tidak solid, dan kepastian PG di daerah-2 utk bisa mendapat tiket Pilkada tahun ini, bukan tak mungkin putera bungsu Pak Harto ini akan menciptakan semacam "efek Tommy" di dalam batang tubuh partai berlambang Beringin itu.

Tentu saja ini tak berarti TS akan dengan mudah bisa menjadi alternatif dari dua kubu yg berseteru. Secara legal formal, solusi yg tersedia dan disepakati kedua kubu barulah Munas pada 2016 yad. Selebihnya, semua alternatif solusi masih cair dan menunggu hasil proses pengadilan. Keinginan TS dan pendukungnya agar Munas 'rekonsiliasi' digelar tahun 2015, sebagaimana dilontarkan oleh Siti Hediati Hariyadi atau yg lebih akrab dipanggil Mbak Titiek Suharto (MTS), akan cenderung ditolak oleh kedua kubu yg bertengkar. Jadi, sembari menunggu perkembangan, yang bisa dilakukan oleh Sang Pangeran Cendana dkk adalah konsolidasi ke bawah di samping merebut dukungan elite partai.

TS tampaknya sudah punya rencana dan melakukan ancang-2 utk lebih intensif tampil di ruang publik. Bahkan reaksinya thd kemelut PG menuai banyak perhatian publik termasuk di media sosial. Sikap tegas TS terhadap kubu AL, misalnya, mendapat dukungan dari sementara kader PG baik di Jakarta maupun di daerah-2. Ditopak oleh kiprah MTS, yg kini juga menjadi politisi di Senayan dan dekat dengan kubu ARB, bisa menjadi bagian penting dalam mobilisasi dukungan tsb. TS tampaknya juga memanfaatkan kerinduan publik pada figur Pak Harto, termasuk ketika PG jaya dibawah kepemimpinan almarhum. Maka kembalinya TS ke Golkar pun dikemas dengan sebuah meme "kembalinya keluarga Suharto memimpin Golkar."

Akankah beberapa strategi tsb efektif? Hanya waktu yang akan membuktikan. Dan seandainya TS berhasil, ia akan diwarisi sebuah kondisi PG yg memerlukan perawatan intensif untuk bisa bangkit kembali.

(http://nasional.kompas.com/read/2015/04/23/15131841/Apa.yang.Disampaikan.Tommy.Soeharto.kepada.Akbar.Tandjung.?utm_campaign=related_left&utm_medium=bp&utm_source=news)
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS