Wednesday, August 5, 2015

LAPORAN MUKTAMAR NU KE 33: FAREWELL (13)

Dengan sangat berat hati saya terpaksa mengucapkan adieu, good bye, selamat tinggal kepada kota Jombang dan Muktamar NU yg masih belum berakhir. Maksud hati ingin di sana sampai tuntas dan menjadi saksi mata proses pemilihan pimpinan PBNU (Rais Am dan Ketum). Maksud hati juga ingin menikmati kuliner khas kota ini dg tenang tanpa buru2. Maksud hati juga ingin membeli oleh2 khas Muktamar NU (selain T shirt). Dll.. dsb..

Saya harus pulang. Ke Jakarta aku kan kembali, hehehe.. karena tiket tak bisa diubah wong harga promo. Di samping itu besuk ada tugas kantor yg tdk bisa ditinggal atau diwakilkan. Jadi ya hiks hiks....saya ke bandara Juanda setelah pleno komisi2.

Tetapo saya sudah cukup puas karena masih bs menyalsikan Muktamar ke 33 dengan segala gegap gempitanya. Terutama bisa berdoa dan menangis di pusara almaghfurlah Gus Dur di Tebuireng. Bisa salaman dg Gus Solah dan Gus Hasyim dan dapat guyonan. Bisa salaman dg mbak Alisa Wahid saat bersomplokan di arena Muktamar. Bisa ketemu teman2 jadul dr berbagai daerah yg masih ingat saya. Semuanya bilang bhw saya tampak sehat. Malah ada yg "ya khannu" mengatakan awet muda, dll. Saya gembira dan trenyuh. Dan kembali ke Jakarta walaupun rada ngelangut, tapi masih cemunguuud.

Semoga sukses Muktamar NU ke 33. Amiin..
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

FP GUSDURIANS