Tuesday, September 20, 2016

PDIP DAN PILIHAN CAGUB DKI: "MUCH ADO ABOUT NOTHING"

Keribetan soal pengumuman bacalongub DKI dlam Pulkada 2017, menurut hemat saya adalah suatu hal yg berlebihan dan dibuat-buat saja. Atau yg suka disebut "much ado about nothing", kehebohan ttg sesiatu yang tdk signifikan. Dari berbagai sudut pandang, PDIP bisa dikatakan 99% akan mendujung pasangan petahana, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP), dengan Wakil Gub Djarot Syaiful Hidayat (DSH).

Pertama, PDIP tdk punya calon yg mampu mengimbangi (alih2 mengalahkan) BTP-Djarot. Selain nama Tri Rismaharini (TR), Walikota Surabaya), tak ada satupun kader partai berlambang Banteng gemuk itu yg punya kans mengimbangi popularitas dan elektabilitas BTP alias Ahok.

Kedua, penundaan pengumuman oleh Ketum DPP PDIP, Megawati Sukarnoputri (MS), lebih merupakan langkah taktis, bukan strategis partai itu utk mengelola konflik internal elit yg memang sulit ditutupi adanya. MS melakukan penundaan itu dlm rangka memberi muka kepada sebagian elit DPP yg anti Ahok namun tdk mampu memberi jaminan bahwa alternatif calon yg disodorkan akan mampu menang.

Ketiga, PDIP juga tanggung jika akan mengusung kandidat baru yg mungkin cukup populer dan bisa mengubah peta permainan, seperti Rizal Ramli (RR). Mantan Memko Kemaritiman tsb memang memiliki potensi sebagai bacalon yg bagus tetapi waktu yg tersedia dan dukungan finansial utk menggenjot dukungan tdk cukup. Sementara itu Ahok jelas sudah lebih dari cukup dalam persiapan dan memiliki dukungan riil, termasuk finansial, yg tak diragukan lagi.

Keempat, PDIP akan diuntungkan jika Ahok-Djarot menang karena kesinambungan dominasi politik partai tsb di DKI lebih terjamin dibanding jika mendukung pasangan lain. Ahok sudah menjadi Gubernur satu kali dan jika terpilih lagi, berarti hanya sampai 2022. Apalagi jika benar beliau akan dipasangkan dg Presiden Jokowi dlm Pemilu 2019.

Dari pertimbangan2 di atas, maka tidak ada insentif politik apapun bagi DPP PDIP untuk mendukung pasangan balongub DKI selain Ahok-Djarot. Apalagi jika diingat bhw menurut penuturan sang petahana, MS memang secara pribadi telah mengatakan mendukung dirinya. Dan Ahokpun mengatakan hari ini bhw beliau diundang dlm acara pengumuman tsb!

Jadi kalaupun sekarang ramai2 dan heboh menunggu pengumuman bacalongub DKI itu, saya kira hanya rekayasa media saja. Much ado about nothing!

Simak tautan ini:

Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS