Wednesday, February 22, 2017

KAREN ARMSTRONG DAN PILIHAN ETIK


"Kita sebenarnya tinggal memilih berbagai aspek dalam tradisi-2, (yg bersumber dari ajaran keagamaan ataupun yg sekular) yg bermuatan kebencian, eksklusi, dan kecurigaan, ATAU yang menekankan kepada kesalingtergantungan dan kesederajatan antar manusia. Pilihan-2 tsb sepenuhnya tergantung kita sendiri."
(Karen Armstrong, mantan biarawati, penulis masalah keagamaan terkemuka asal Inggris)

Dalam sebuah masyarakat yang terbuka seperti kita sekarang, anggota masyarakat sejatinya memiliki kesempatan untuk mendapatkan informasi dan referensi-2 yang cukup luas, sehingga mereka bisa memilah dan memilih secara bebas, cermat, dan kritis. Termasuk memilah dan memilih tradisi-2 dan praktik-2 yang akan digunakan sebagai sumber dan orientasi budaya serta kehidupan bermasyarakat. Pilihan-2 tsb tentu saja akan membuahkan konsekuensi atau akibat-akibat baik yg sudah bisa diprediksi maupun yang tidak dibayangkan akan terjadi.

Kita bisa memilih kebencian dan kecurigaan sebagai referensi ketika bergaul dengan pihak yang berbeda dg kita, atau memilih solidaritas dan kerjasama saling membutuhkan antar sesama. Pada akhirnya, pilihan-2 kita sendiri yg akan mewarnai kehidupan kita sebagai pribadi maupun kelompok. Jika kita memilih yang pertama, maka kehidupan akan penuh dengan konflik dan disharmoni sosial, bahkan penindasan antar sesama. Sebaliknya jika kita memilih yang kedua, kita akan selalu berusaha memertahankan solidaritas dan kepentingan bersama kendati kadang harus mengorbakan sebagian dr kepentingan pribadi dan kelompok. Pilihan manapun yang kita ambil akan menuntut tanggungjawab dari kita, dan karenanya tidak seyogyanya hanya menyalahkan pihak lain.
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS