Tuesday, April 7, 2020

LEBIH BAIK RI JANGAN BERBANGGA DULU


Test utk mendeteksi kasus COVID19 di Indonesia, menurut laporan media di dalam dan luar negeri, termasuk yang paling RENDAH di dunia. Menurut data kekinian, dalam kategori negara2 yg berpenduduk lebih dari 50 juta, Indonesia termasuk rendah dalam test Coronavirus per 1 juta orang (48 orang/ 1 juta penduduk). Perbandingannya kira2 levelnya di atas negara2 yg punya penduduk padat seperti Ethiopia (16 orang/1 juta penduduk), Myanmar (23 orang/1 juta penduduk), Nigeria (24 orang/ orang per 1 juta penduduk), dan Bangladesh (26 orang/per 1 juta penduduk).

Kalau kita menengok beberapa negara jiran, Malaysia telah melakukan test terhadap 1.717 orang/1 juta penduduk, Singapura 11.110 orang/ 1 juta penduduk, Brunei Darussalam 20.218 orang/ 1 juta penduduk , dan Thailand 359 orang/1 juta penduduk.

Maka sebenarnya RI masih terlalu dini untuk BERBANGGA bhw negeri ini tak masuk 10 besar dunia dalam jumlah kasus CORONAVIRUS. Hemat saya, apabila penanganan pencegahan maraknya Covid 19 tak efektif, karena test yang rendah jumlahnya dan data tentang penderita tak akurat, maka masih ada probabilitas RI akan "naik" rankingnya. Kita semua berharap semoga itu tidak terjadi.

Salah satu solusinya adalah belajar dari pengalaman kebijakan publik berupa test secara meluas yang dilakukan di negara2 Korsel, Taiwan, dan Singapura. Negara2 ini memberlakukan tes massal tak hanya kepada yg positif tetapi juga yang belum kena. RI sebaiknya tidak meniru kebijakan test yg berlaku di AS yang hanya terbatas melakukan test kepada mereka yg sudah positif terpapar virus. Pendekatan 'herd immunity' yang dipilih negara2 seperti Inggris dan Belanda, tampaknya juga tak tepat untuk Indonesia.

Kebijakan PSBB yang dipilih oleh PJ untuk penanganan pandemi Covid 19, mungkin lebih efektif jika dibarengi dengan deteksi dini melalui test cepat yang massif tsb. Gabungan antara test cepat yang sudah ada dengan test yg menggunakan PRC, sebagaimana dinyatakan oleh Ketua Gugus Tugas Covid 19, Doni Monardo, adalah pilihan tepat. Tinggal konsistensi dan peningkatan jumlahnya yg harus dimaksimalkan. IMHO.

Simak tautan ini:

Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS