Thursday, March 27, 2014

VONIS MATI PRO DEMOKRASI MESIR: DARI REVOLUSI MENJADI TRAGEDI

Kabar vonis mati thd 529 demonstran pendukung Ikhwanul Muslimin (IM) yang menjadi tulang punggung politik mantan Presiden terpilih Muhammad Morsi, adalah berita duka bagi seluruh pencinta demokrasi. Dan itulah hasilnya jika militer kembali berkuasa melalui jalan kekerasan dg didukung oleh para politisi dan parpol yang tidak memikirkan akibat dari kembalinya diktatorisme. Revolusi Mesir 2011 berbalik menjadi sebuah tragedi ketika para pejuang dan pemimpinnya tidak melakukan konsolidasi tetapi malah terpecah dan berebut, sementara militer dibiarkan tetap memegang kekuasaan. Maka kisah rezim teror Robespierre pada masa Revolusi Prencis pun seakan terulang dalam setting abda ke 21. Mesir, sebuah negara yang konon paling tercerahkan dan berbudaya di seantero Timur Tengah, ternyata kini menjadi neraka bagi demokrasi. Kekejaman militer yang mengambil alih kekuasaan dari penguasa yg terpilih secara demokratis, tetapi lemah dan terpecah, kini membayangi kehidupan rakyat. Memang vonis tersebut masih bisa diajukan banding atau kasasi, tetapi bukan hanya itu persoalannya. Ancaman yang lebih besar bagi kehidupan demokrasi menjadi semakin serius. Vonis itu merupakan semacam sesumbar diktator militer Mesir bahwa ia bisa melakukan apa saja terhadap pihak-2 yang dianggap lawan, tak pedulu apakah hal tersebut bertentangan dengan HAM dan diprotes oleh masyarakat internasional dan PBB. Pelajaran bagi negeri kita sangatlah terang benderang: jika reformasi dan demokratisasi mengalami kekacauan dan menyengsarakan rakyat gara-gara ketidakbecusan parpol, para politisi sontoloyo, dan korupsi yg tak terbendung, maka resikonya bukan tak mungkin akan mengikuti apa yang terjadi di Mesir saat ini. Indonesia bukan Mesir, itu jelas. Tetapi otoriterisme dan kediktatroran bukanlah sesuatu yang tidak mungkin terjadi. Munagkin saja dalam bentuk yang berbeda, tetapi hasilnya sama saja, yaitu terpuruknya bangsa dan negara kita. Na├║dzubillah min dzalik.

Baca tautan ini:

http://rt.com/op-edge/egypt-muslim-brotherhood-death-sentences-537/
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS