Wednesday, May 14, 2014

"OTHAK ATHIK" PILPRES PASCA-REAL COUNT KPU

Pasca-real count hasil Pileg oleh KPU, prakiraan utk PIlpres mulai bs dibuat atas dasar perolehan parpol2 pengusung capres-cawapres. Harus diingat bhw pilpres adlh soal memilih figur, BUKAN partai. Kendati demikian, sebagai ancang2, tdk ada salahnya jika pengamat membuat prognosis dg memakai asumsi bhw pemilih partai akan loyal dg pasangan capres yg diajukan partai dan koalisinya.

Penyimpangan bisa terjadi jika sosok yg diajukan ternyata terlaku berbeda dg harapan pemilih tsb. Ini yg mesti dipikirkan olh parpol2 tsb agar loyalitas pemilih bs sejauh mungkin dipertahankan.
Jika perolehan Pileg di pakai, mk koalisi Banteng menguasai 17 propinsi, sedang koalisi Garuda menguasai 2 propinsi. Jika Golkar jadi gabung dlm koalisi Banteng maka akan menjadi 30 propinsi. Jika Demokrat gabung dg Garuda maka menjadi 3 propinsi. Jika Golkar dan Demokrat membentuk koakisi Beringin maka akan menguasai14 propinsi.

Dari othak-athik ini bs diperkirakan bhw pasangan capres Banteng sangat kuat jika berhadapan hanya dg pasangan Garuda (17 lawan 3). Terlebih lagi karena Banteng memenangi senua propinsi palung padat spt Jawa Barat, Tengah, Timur, dan Jakarta! Jika Golkar ikut bergabung dlm kubu Banteng, mk pilpres satu putaran sangat tinggi probabilitasnya utk dimenangkan pasangan Jokowi.Tetapi namanya juga politik. Tentu akan selaku terbuka bg perubahan2. Khususnya jika cawapres yg dipilih Jokowi ternyata kurang kuat ekektabilitasnya. Maka dua putaran bisa saja terjadi.


Baca tautan ini:

http://m.thejakartapost.com/news/2014/05/13/pdi-p-dethrones-dems-densely-populated-provinces.html
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS