Friday, December 5, 2014

SBY VS GOLKAR SOAL PERPPU PILKADA, "SAKITNYA TUH DI SINI"

Barangkali Pak SBY sedang merasakan bagaimana rasanya dihianati oleh Golkar. Mungkin beliau akan mengulang lirik lagu dangdut yg sekarang lgi ngetop "Sakitnya Tuh di Sini." Memang bukan saat ini saja mantan Presiden RI ke 6 itu ditusuk dari belakang oleh para parpol pendukungnya. Ingat saja bagaimana anggota Setgab, gabungan parpol koalisi pendukung Pemerintahan beliau, melakukan "desersi" ketika Pemerintah membuat kebijakan-2 yang secara politik kurang populer. Dan Pak SBY juga tidak melakukan tindakan yg bisa membuat anggota Setgab berdisiplin, sehingga koalisi itu sangat rapuh terutama ketika kekuasaan beliau sudah mendekati selesai.

Namun utk kasus Perppu Pilkada ini, ada nuansa yg berbeda dan lebih terasa menyakitkan. Golkar, parpol sedang kemelut, ternyata mengingkari apa yg disebut Pak SBY sebagai "kesepakatan" bersama di dalam kubu KMP yakni menggolkan Perppu menjadi UU Pilkada. Bukan Golkar namanya kalau tidak canggih bermain: saat diperlukan mobilisasi utk menguasai Parlemen, maka PD pun dirayu da diyakinkan sehingga mau menjadi anggota kubu tsb. Bahkan,  PD dg  terang-2an melecehkan prinsip "penyeimbang" yg digembar-gemborkannya sendiri denga menjadi anak buah KMP yg menurut. Terbukti ketika RUU Pilkada yg mendukung sistem tak langsung dibawa ke sidang paripurna, FPD rela berhianat dengan walk-out! Dan untuk menebus rasa malu, Pak SBY pun mengeluarkan Perppu Pilkada itu.

Dan kini Golkar juga yang terang-2an menolak Perppu itu jadi UU yg permanen, dengan berbagai alasan. Pak SBY pun meradang dan mengancam akan mengalihkan dukungan PD kepada kubu KIH. Sungguh memelas, sebenarnya. tetapi Pak SBY juga tahu bhw tidak ada yg permanen dalam politik. Jadi bisa saja statemen yang keras thd Golkar tsb, nanti ternyata juga tidak ada follow-upnya. Pak SBY dan PD akan menggunakan dalih bhwa mereka sudah berusaha, dg harapan publik akan bisa dikadali oleh para politisi seperti biasanya.

Jadi, saya kira KIH jangan terlalu gembira atau berharap bahwa Pak SBY dan PD yg sekarang gembar-gembor menyesali Golkar karena dianggap berhianat thd kesepakatan mereka, lalu benar-2 akan ganti haluan. Lebih baik dilihat dan dipantau saja, bagaimana KMP akan menggelar sandiwara politik terkait Perppu Pilkada tsb. Meskipun politik selalu berubah, tetapi tak ada jeleknya juga selalu mengingat peribahasa "Sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak percaya."


Simak tautan ini:

http://nasional.kompas.com/read/2014/12/04/23130631/SBY.Menolak.Perppu.Pilkada.Partai.Golkar.Ingkari.Kesepakatan
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS