Monday, November 23, 2015

JK VS LUHUT DALAM FREEPORT-GATE

Bantahan Wapres JK terhadap statemen Menkopolhukam, Luhut Pa jaitan (LP), tentang laporan Menteri ESDM, Sudirman Said (SS) ke MKD bisa menyulut kontroversi baru dan pada gilirannya menciptakan keribetan di Istana. Betapa tidak, dua petinggi Pemerintahan di bawah Presiden Jokowi (PJ) kembali berbantahan di ruang publik, sementara proses penyelidikan thd kasus yg dilaporkan baru dimulai di Parlemen.

LP mengatakan bhw laporan SS bukan instruksi PJ sehingga terkesan bhw sang Menteri melakukannya tanpa koordinasi dg atasan yaitu Presiden dan Wapres. Sementara JK mengatakan bhw SS berkonsultasi dg PJ dan JK sehingga jika ybs melaporkan ke DPR hal itu berarti sudah diketahui dan direstui atau diberi lampu hijau. SA, dengan demikian, tidak melakukam pelaporan karena maunya sendiri.

Dlm status kemarin saya menganalisa bhw statemen LP berimplikasi serous bagi posisi SS. Sebab jika Pemerintah lepas tangan thd tindakan SS maka resiko laporan itu kandas akan sangat besar. Kini dg adanya bantahan JK berarti Pemerintah tahu dan tdk keberatan dg langkah SS. Dan karena SS adlh bagian integral dr Pemerintah PJ, mk akan sangat tdk elok jika SS dibiarkan sendirian. Sebab hal ini akan menciptakan moral hazard bagi anggota Kabiner PJ yg sudah bekerja debgan sungguh2 tetapi ketika menghadapi tekanan dari luar lalu dibiarkan sendirian!

Pemerintah harus segera bersikap tegas mendukung thd apa yg dilakukan SS. Apkah nanti putusan MKD berpihak pd SS atau tdk itu soal lain. Hemat saya, PJ tdk bisa membiarkan SS seakan2 jadi umpan dan korban pertarungan kuasa di Istana. Setidaknya PJ harus bisa membuat para pembantunya tdk berpolemik di media dan saling serang seperti yg dilakukan JK dan LP. Sejauh bhw SS adlh pembantu Presiden maka asumsi dasarnya adlh bhw Pemerintah tahu dan ikut bertanggungjawab. Jika Pemerintah tdk tahu dan tdk setuju maka segera saja PJ mengumumkan bhw SS melakukan tindakan tsb atas inisiatif dan kepentingan pribadi.

Pemerintah tdk boleh bersikap ragu karena polemik seperti ini hanya akan meruntuhkan kredibilitas PJ yg sudah susah2 dibangun dan mulai berhasil itu.

Simak tautan ini:

http://nasional.kompas.com/read/2015/11/20/21372601/JK.Bantah.Pernyataan.Luhut.Pandjaitan.soal.Sudirman.Said?utm_source=news&utm_medium=mobile&utm_campaign=related
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS