Saturday, July 2, 2016

PROBLEMA PDIP DALAM PENCALONAN PILKADA DKI

Sebagai parpol dengan perolehan kursi terbesar di DPRD DKI, PDIP jelas tidak punya kekhawatiran sedikitpun soal pencalonan Gubernur dan Wagub DKI pada 2017. Dengan jumlah kursi 28 yg dikuasainya, tanpa mengajak koalisi pun partai berlambang banteng moncong putih itu tinggal melenggang saja. Namun yang membuat PDIP gelisah dan (mungkin) frustrasi adalah, sampai hari ini belum ditemukan pasangan cagub dan cawagub yang memiliki kapasitas, elektabilitas dan popularitas seperti petahana, Gubernur Ahok.

Itu sebabnya PDIP semakin hari bukannya semakin tenteram tetapi justru semakin galau. Sejak Gubernur Jokowi menjadi Presiden, partai ini belum mampu lagi menemukan calon yang seperti mantan walikota Solo tsb. Kalaupun ada, seperti Gub Ganjar Pranowo (GP) dari Jateng atau Walikota Surabaya, Rismaharini (Rh), juga masih belum tentu mampu bertanding dengan mantan Bupati Belitung Timur tsb. GP dan Rh bisa jadi sangat populer di daerahnya, tetapi untuk melampaui atau bahkan merendengi dengan popularitas dan elektabilitas Ahok, tampaknya masih perlu kerja ekstra keras. Dan itu berarti perlu waktu yang cukup panjang bagi PDIP utk bisa membuat keduanya diperhitungkan sebagai penantang utama sang Gubernur.

Belum lagi PDIP juga harus mempertimbangkan para penantang Ahok lainnya, seperti Adhyaksa Dault (AD) dan Sandiaga Uno (SU) serta Prof. Yusril Ihza Mahendra (YIM) yang juga merupakan nama-nama populer serta telah lama berkiprah di pentas politik nasional dan dikenal luas di DKI. Dengan pertimbangan seperti itu, PDIP kian sulit jika ia keukeuh menolak Ahok, tetapi masih berharap untuk mengulangi kemenangan dalam Pilkada DKI pada 2012 lalu!

Sayangnya, kemungkinan PDIP merekrut ketiga tokoh nasional tsb sangat kecil, karena ketiganya tidak memiliki kedekatan ideologis dengan partai yg dipimpin oleh mantan Presiden RI ke 5, Megawai Sukarnoputri (MS) itu. Perkiraan saya, PDIP akan dipaksa "berjudi" dengan pilihan-pilihan sulit: menarik kader-2 populer seperti GP dan Rh, atau calon dari luar partai yang memiliki popularitas di tataran nasional. Pertanyaannya, apakah mereka akan mampu bersaing dengan Gub Ahok? Waktu semakin dekat dan pilihan tak terlalu banyak.

Simak tautan ini:

Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS