Monday, August 6, 2018

SEJARAH SEBAGAI ALAT PERLAWANAN

"Kenangan masa lalu bisa bangkitkan tilikan mendalam yg berbahaya, sehingga masyarakat yg telah mapan pun sangat khawatir thd kemungkinan2 subversif dari memori tersebut." (HERBERT MARCUSE, 1898-1979).

Sejarah memiliki potensi membongkar kepalsuan dan kezaliman rezim kekuasaan yang coba disembunyikan. Ia tersimpan dalam kenangan (remembrance) dan ingatan (memory) masyarakat yang sewaktu-waktu bisa muncul melalu tafsir (interpretasi) dan narasi mereka.
Itu sebabnya mengapa elit penguasa dan bahkan kelompok-kelompok dari masyarakat sendiri berusaha keras menyembunyikan dan melarang upaya membuka kembali luka lama melalui penafsiran ulang thd sejarah. Apalagi jika tafsir itu menuntut keadilan retributif dan pemulihan nama baik dari korban penindasan penguasa.

Sejarah adalah salah satu alat perlawanan pihak yang lemah dalam bentuk ingatan (memory) dan kenangan (remembrance). Melucuti keduanya dari alam pikiran mereka adalah strategi paling ampuh untuk menguasai dan menundukkan mereka. Sejarah lalu hanya menjadi klangenan dan dongeng pengisi waktu luang belaka.
Share:

0 comments:

Post a Comment

THF ARCHIVE

Follow by Email

FP GUSDURIANS